Logo SMAN 9 BANDAR LAMPUNG

Portal Video Sharing

Audio & Video

Podcast Terbaru

Lihat semua
Video Membentuk Karakter Anak Lewat Kebiasaan Mikro video

Video Membentuk Karakter Anak Lewat Kebiasaan Mikro

Pembentukan karakter sukses tidak pernah terjadi dalam semalam. Karakter hebat adalah akumulasi dari kebiasaan-kebiasaan mikro (micro-habits) harian yang dilakukan secara konsisten dan jujur . Di era digital ini, memantau perkembangan karakter anak kini jauh lebih mudah dan menyenangkan! Melalui video ini, kita akan membedah fitur Jurnal Karakter 360 di Aplikasi EduVis . Sebuah inovasi sistem informasi sekolah yang mengintegrasikan pengisian mandiri (Daily Check-in) bagi siswa hanya dalam waktu 1–2 menit setiap hari . Jurnal digital ini selaras dengan program nasional Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) yang diluncurkan oleh Kemendikdasmen RI untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 . Mulai dari bangun pagi tepat waktu, beribadah, makan sehat, olahraga, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur cepat—semuanya tercatat dan terhitung secara otomatis menjadi poin harian siswa

EduPod
Membentuk Karakter Anak Lewat Kebiasaan Mikro audio

Membentuk Karakter Anak Lewat Kebiasaan Mikro

Melalui konsistensi pengisian Jurnal Karakter 360 di Aplikasi EduVis selama 22 hari, Vanesa Amelia (Kelas XII.1) berhasil meraih Peringkat #1 di kelasnya pada periode Agustus 2026 dengan total 569 poin.Dengan metode pembiasaan mikro (micro-habit) harian yang hanya membutuhkan waktu sekitar 2 menit, Vanesa secara jujur merekam perkembangannya setiap hari. Hasilnya terlukis nyata pada grafik Radar Pilar Karakter miliknya, di mana ia menunjukkan keseimbangan luar biasa pada pilar Gemar Belajar (4.1) dan Olahraga (4.1). Sinergi pun terbentuk ketika wali kelasnya, Pak Budi, mendiskusikan pilar terendah Vanesa, yaitu Nutrisi & Makanan Sehat (3.8), dengan sang ibu, Ibu Amelia. Langkah kolaboratif langsung diambil di rumah dengan menyiapkan bekal camilan sehat serta menjaga kedisiplinan pilar Waktu Tidur sebelum pukul 21:00 demi menjaga kebugaran fisiknya.Sinergi praktis antara kejujuran anak, pantauan analitik guru, dan dukungan orang tua di rumah inilah yang membuktikan bahwa Jurnal Karakter EduVis sangat efektif menerjemahkan program nasional kementerian menjadi kebiasaan nyata sehari-hari

EduPod
Administrasi Guru Tuntas Dalam 2 Menit audio

Administrasi Guru Tuntas Dalam 2 Menit

Bapak/Ibu Guru, anggapan bahwa entri data itu rumit sebenarnya hanyalah tantangan penyesuaian kebiasaan baru, karena pada kenyataannya seluruh rangkaian SOP harian di Guru Panel Premium—mulai dari presensi selfie pagi, pengisian agenda materi, hingga rekap kehadiran siswa—dapat diselesaikan secara instan dalam waktu kurang dari 2 menit. Meluangkan waktu yang sangat singkat ini bukan sekadar urusan formalitas, melainkan investasi proteksi kinerja agar dedikasi mengajar Bapak/Ibu terekam secara adil dan real-time di dasbor Mission Control serta Kalender Kinerja sekolah guna menghindari rekaman keterlambatan otomatis dari sistem. Terlebih lagi, langkah praktis ini langsung mengamankan seluruh arsip mengajar Bapak/Ibu dari risiko dokumen hilang (zero data loss) untuk kemudahan unduh rekap secara instan di akhir semester, sekaligus menjadi "bahan bakar" penting agar AI Asisten Guru aktif mendampingi dan menjawab pertanyaan belajar siswa secara kontekstual di luar jam sekolah sesuai materi yang telah Bapak/Ibu siapkan

EduPod
KHOMEINI - Ulama, Revolusioner, atau Penguasa Absolut?
Sejarah

KHOMEINI - Ulama, Revolusioner, atau Penguasa Absolut?

Sumber: Matahatipemuda Ayatollah Ruhollah Khomeini bisa dikatakan adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah modern Timur Tengah. Bagi sebagian orang, ia adalah seorang ulama yang berani menentang dominasi Barat dan berhasil menggulingkan monarki Iran melalui Revolusi Islam 1979. Namun bagi yang lain, kepemimpinannya dianggap mengubah Iran menjadi negara dengan kontrol ideologi yang kuat dan penuh kontroversi. Dalam dokumenter ini, Matahatipemuda mengajak Anda menelusuri perjalanan hidup Khomeini, dari seorang pelajar agama, pengasingan politik, hingga menjadi Pemimpin Tertinggi Iran. Video ini tidak hanya membahas revolusi yang mengubah wajah Iran, tetapi juga menyoroti bagaimana pemikiran, kekuasaan, dan keyakinan dapat membentuk arah sebuah bangsa. Apakah Khomeini seorang imam revolusi yang membebaskan Iran? Ataukah ia adalah arsitek sistem kekuasaan baru yang terus memengaruhi politik Timur Tengah hingga hari ini? Sejarah tidak selalu hitam dan putih. Melalui riset mendalam dan pendekatan berimbang, dokumenter ini mengajak Anda memahami sosok Khomeini dari berbagai sudut pandang — bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mengerti. Selamat menyaksikan! 📌Kalau kamu suka konten seperti ini dan ingin ikut bantu produksi video Matahatipemuda berikutnya, bisa dukung kami lewat Saweria 🙌 https://saweria.co/Matahatipemuda04 📽️ SUMBER ILUSTRASI & REKAMAN ARSIP - Ayatollah Khomeini Documentary - History Channel via GuildfordGhost Produced by Jene Jaffin · Narration Production: Flashback Television - The Heirs of Cyrus the Great - A film by Jost von Morr · via CHRONOS-MEDIA History - Persian Revolt (1953) — British Pathé - I Knew the Shah – 17 Jan 09 – Part 2 — Al Jazeera English - Iran (Persia) 1973 under the Shah — Michael Rogge - Iran and The West – Part 1 – The Man Who Changed — BBC via Arjen Molen - Produced by Norma Percy - Iran-History-1920-1980 — A film by Mehran Razaghi - Iranian Revolution (Feb 1979) — CBS News via Goodfellow62 - Dokumenter Imam Khomeini dan Revolusi Islam Iran — Hauri Multimedia via ICC Jakarta TV - Iranian Dissident Group Seeks to Shed Terrorist Label – Part 1 of 3 — Voice of America - Iran–Iraq War 1980–1988 — ITN via lumaix 📚 RESEARCH & REFERENCES - Islamic Government: Governance of the Jurist — Ayatollah Ruhollah Khomeini - The Last Great Revolution — Robin Wright - Khomeinism: Essays on the Islamic Republic — Ervand Abrahamian Documentary & Broadcast Sources: - Ayatollah Khomeini Documentary — History Channel - Iran and the West — BBC Documentary - Iran: The Turbulent Revolution — Al Jazeera - France 24 Report — 1979 Revolution - BBC Archive — “1979: Iran’s Islamic Revolution” Institutional & Scholarly Sources: - Human Rights Watch — Blood-Soaked Secrets - historia.id — “Imam Khomeini dan Revolusi Islam Iran” - tirto.id — “Jejak Darah dalam Revolusi Iran” - Pusat Studi Timur Tengah — UIN Jakarta 🎵 MUSIC LICENSED BY Artlist.io - Cunningham Manor — Beautiful (Instrumental Version) - Alon Peretz — Jericho at Dusk - SPEARFISHER — Blood in the Bayou - Brianna Tam — Waiting - Meriem Ben Amor — El Baya - Kadir Demir — East Pearl - Alon Peretz — Dum Tak - Alon Peretz — Cairo Fever - A.M. Beef — Teché Wé (Instrumental Version) - Sahara — Bodrum Dream - Jon Gegelman — Grieving (Extended Version) COPYRIGHT NOTICE Some archival footage and images are used for educational and historical documentation purposes under the principles of fair use (Section 107 of the U.S. Copyright Act). If any copyright holder has concerns regarding the material used, please contact us directly for resolution. #matahatipemuda #Khomeini #RevolusiIran #SejarahDunia #DokumenterSejarah #TimurTengah #Iran

Admin Admin
—
MENGAPA IRAK MENYERANG KUWAIT? | Awal Perang Teluk 1990
Sejarah

MENGAPA IRAK MENYERANG KUWAIT? | Awal Perang Teluk 1990

Sumber: Matahatipemuda Pada tanggal 2 Agustus 1990, Irak di bawah kepemimpinan Saddam Hussein mengambil langkah yang mengejutkan dunia: menginvasi Kuwait. Dalam hitungan jam, negara kecil itu jatuh. Namun yang terjadi setelahnya jauh lebih kompleks dari sekadar perebutan wilayah. Di tengah pendudukan militer, rakyat Kuwait tidak sepenuhnya diam. Jaringan perlawanan bawah tanah mulai bergerak. Aksi sabotase, pengiriman informasi rahasia, hingga perjuangan sipil terjadi di bawah bayang-bayang represi. Di saat yang sama, berbagai laporan internasional mulai mengungkap dugaan pelanggaran hak asasi manusia selama masa pendudukan. Namun pertanyaannya: Apa yang sebenarnya mendorong Irak mengambil keputusan sebesar itu? Apakah ini soal minyak? Utang perang? Ambisi politik? Atau sesuatu yang lebih kompleks dari yang terlihat di permukaan? Dalam episode pertama dokumenter ini, kita akan menelusuri latar belakang krisis yang berkembang di balik layar - sebelum kemudian tank-tank benar-benar bergerak melintasi perbatasan. Seri dokumenter ini merupakan pembahasan konflik Irak–Kuwait dalam dua episode. Episode selanjutnya akan membahas bagaimana dunia merespons, terbentuknya koalisi internasional, dan dimulainya Operasi Desert Storm. Dokumenter ini disusun berdasarkan arsip sejarah, literatur akademik, dan sumber berita internasional terpercaya. Konten ini bersifat edukatif dan bertujuan memberikan pemahaman historis secara objektif. SUMBER ILUSTRASI & REKAMAN ARSIP - Iran–Iraq War (1980–1988), The Persian Gulf War (1990–1991) — Courtesy: ITN via lumaix - Saddam Hussein: The Truth (2005), Directed by Pascal Vasselin, Produced by Arnaud Hamelin — Courtesy: SUNSET Presse via Documentaries - The Gulf War — Courtesy: BBC World (Geoff Blake), Produced by Eamon Matthews - The Persian Gulf: Images of a Conflict — Courtesy: ABC News via Adam Fitzgerald RESEARCH & REFERENCES - Freedman & Karsh — The Gulf Conflict 1990–1991 - Michael R. Gordon & Bernard Trainor — The Generals’ War - Charles Tripp — A History of Iraq - UN Security Council Resolutions 660, 661, 678 - Amnesty International — 1991 Report - Human Rights Watch — Reports (1990–1992) - U.S. Department of Defense — Final Report to Congress (1992) - John R. MacArthur — Second Front MUSIC LICENSED BY Artlist.io - Eleven Tales — Exile - Amick Cutler — Sunset - Sahara — Bodrum Dream - SPEARFISHER — Blood in the Bayou - Jon Gegelman — Chase of Death - A.M. Beef — Teché Wé (Instrumental Version) - Marek Jakubowicz — Another World - Garrett Bevins — Highlands COPYRIGHT NOTICE Some archival footage and images are used for educational and historical documentation purposes under the principles of fair use (Section 107 of the U.S. Copyright Act). If any copyright holder has concerns regarding the material used, please contact us directly for resolution. #PerangKuwait #PerangTeluk #GulfWar #IrakKuwait #InvasiKuwait #SaddamHussein #SejarahTimurTengah #OperasiDesertStorm #KonflikTimurTengah #SejarahDunia #Matahatipemuda

Admin Admin
—
Perang 100 Jam yang Menghancurkan Irak | Operasi Desert Storm 1991
Sejarah

Perang 100 Jam yang Menghancurkan Irak | Operasi Desert Storm 1991

Sumber: Matahatipemuda Operasi militer terbesar sejak Perang Dunia II. Inilah kisah Operasi Desert Storm (1991), ketika Amerika Serikat dan 33 negara koalisi internasional merespons invasi Irak ke Kuwait dalam Perang Teluk 1991. Dimulai dari kesaksian Nayirah yang mengguncang opini publik dunia, hingga operasi udara dan invasi darat yang mengubah dinamika geopolitik Timur Tengah. Dokumenter ini membahas: - Latar belakang invasi Irak ke Kuwait - Strategi koalisi internasional - Peran Amerika Serikat dalam Perang Teluk - Dampak jangka panjang bagi Irak dan kawasan Timur Tengah 🎥 Episode 2 dari seri dokumenter "Perang Irak–Kuwait". This documentary explores Operation Desert Storm (1991), also known as the Gulf War, focusing on the international coalition response to Iraq’s invasion of Kuwait and its long-term geopolitical consequences. 📌 Dukung channel ini agar terus menghadirkan dokumenter sejarah mendalam: https://saweria.co/MPDofficial 📚 Sumber Ilustrasi & Rekaman Arsip (The Persian Gulf War 1990–1991 | ITN via Lumaix) (Saddam Hussein: The Truth – SUNSET Presse) (The Gulf War – BBC World) (The Persian Gulf: Images of a Conflict – ABC News) (60 Minutes – Nayirah Investigation | CBS News) (Address to the Nation – George H. W. Bush | C-SPAN) (Desert Storm: The Air Assault – Mike Guardia) 🔍 Riset & Referensi - Freedman & Karsh – The Gulf Conflict 1990–1991 - Michael R. Gordon & Bernard Trainor – The Generals’ War - Charles Tripp – A History of Iraq - Resolusi Dewan Keamanan PBB: 660, 661, 678 - Amnesty International Report (1991) - Human Rights Watch Reports (1990–1992) - U.S. DoD – Final Report to Congress (1992) - John R. MacArthur – Second Front 🎵 Musik (Licensed via Artlist.io) Eleven Tales – Exile Searching for Light – Homeland Jon Gegelman – Chase of Death Cunningham Manor – Through the Darkness Dr Paranoid – 1989 – The Sequel A.M. Beef – Teché Wé OTNO – Love Doesn’t Come for Free Cunningham Manor – Rise River Rise Jon Gegelman – Grieving (Extended Version) COPYRIGHT NOTICE Some archival footage and images are used for educational and historical documentation purposes under the principles of fair use (Section 107 of the U.S. Copyright Act). If any copyright holder has concerns regarding the material used, please contact us directly for resolution. #DesertStorm #PerangTeluk #SejarahDunia

Admin Admin
—
KENAPA SADDAM DIJATUHKAN? | Fakta di Balik Invasi Irak 2003
Sejarah

KENAPA SADDAM DIJATUHKAN? | Fakta di Balik Invasi Irak 2003

Sumber: Matahatipemuda Mengapa Saddam Hussein dijatuhkan? Setelah bertahan dari kekalahan telak dalam Perang Teluk 1991, Saddam Hussein tetap berkuasa di Irak selama lebih dari satu dekade. Namun pada tahun 2003, Amerika Serikat justru memimpin invasi besar-besaran yang menggulingkan rezimnya. Dokumenter ini mengungkap hubungan panjang dan penuh ironi antara Amerika Serikat dan Saddam Hussein — dari sekutu strategis di era Perang Iran-Irak, hingga menjadi musuh utama dalam Perang Irak 2003. Dimulai dari dukungan diam-diam Amerika terhadap Saddam pada tahun 1980-an, invasi Irak ke Kuwait pada tahun 1990, sanksi internasional yang melumpuhkan Irak, hingga tuduhan senjata pemusnah massal yang menjadi dalih invasi. Peristiwa ini bukan hanya tentang jatuhnya seorang diktator, tetapi juga tentang bagaimana kepentingan geopolitik dapat mengubah arah sejarah dunia. Dalam video ini dibahas: - Hubungan awal Amerika Serikat dan Saddam Hussein - Perang Iran–Irak dan dukungan Barat - Invasi Irak ke Kuwait (1990) dan Perang Teluk (1991) - Sanksi ekonomi dan krisis kemanusiaan di Irak - Inspeksi senjata PBB (UNSCOM) dan isu WMD - Dampak peristiwa 9/11 terhadap kebijakan Amerika - Doktrin preemptive strike dan “Axis of Evil” - Invasi Irak 2003 (Operation Iraqi Freedom) - Jatuhnya Baghdad dan runtuhnya rezim Saddam - Penangkapan dan eksekusi Saddam Hussein (2006) This documentary explores why Saddam Hussein was overthrown in 2003, despite surviving the Gulf War in 1991. It examines the complex relationship between the United States and Iraq — from strategic cooperation during the Iran-Iraq War to eventual confrontation, driven by geopolitical interests, sanctions, and the controversial claims of weapons of mass destruction. 📌 Dukung channel ini untuk terus menghadirkan dokumenter sejarah mendalam: https://saweria.co/MPDofficial VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE - The Survival of Saddam — PBS Frontline - Spying on Saddam (1999) — PBS Frontline - Truth, War and Consequences — PBS Frontline - Bush’s War — PBS Frontline - Saddam Hussein Defying the World (1990) — NHPTV | The Persian Gulf War 1990–1991 — ITN - Saddam Hussein: The Truth (2005) — SUNSET Presse | The Gulf War — BBC World - 9/11: One Day in America — National Geographic - CBS News — Bush Address After 9/11 - The White House — State of the Union 2002 - NBC News — Operation Iraqi Freedom - U.S. DoD — Shock and Awe (2003) - Associated Press — Saddam Hussein Trial (2006) RESEARCH & REFERENCES - Freedman & Karsh — The Gulf Conflict 1990–1991 - Bush & Scowcroft — A World Transformed - Pierre Razoux — The Iran-Iraq War - Dilip Hiro — The Longest War - Bob Woodward — Plan of Attack - Joost Hiltermann — A Poisonous Affair - UN Security Council Resolutions (1990–2003) - UNSCOM Reports (1991–1998) - Iraq Survey Group — Duelfer Report (2004) - 9/11 Commission Report (2004) - US Senate Intelligence Report (2006) - UNICEF Iraq Survey (1999) - Human Rights Watch Reports (1991–2003) - CIA Declassified Documents Licensed via Artlist.io - Phototaxis - 2nd Floor - Inon Zur - Shadows - Theatre Of Delays - Lorcan - Theatre Of Delays - Ripples - Theatre Of Delays - Cosmos - Cunningham Manor - Through the Darkness - Notize - Oracle - A.M. Beef - Teché Wé - Cunningham Manor - Rise River Rise - Jon Gegelman - Grieving COPYRIGHT NOTICE This documentary is created for educational purposes. All footage used under fair use for historical and analytical commentary. If any copyright holder has concerns, please contact us directly. © Matahatipemuda #matahatipemuda #SaddamHussein #PerangIrak #GulfWar #SejarahDunia #Geopolitik

Admin Admin
—
DIPENJARA HINGGA MENINGGAL DUNIA? | Kisah Pilu Tahanan Politik Orde Lama
Sejarah

DIPENJARA HINGGA MENINGGAL DUNIA? | Kisah Pilu Tahanan Politik Orde Lama

Sumber: Matahatipemuda Dalam sejarah Indonesia, istilah tahanan politik sering dikaitkan dengan masa Orde Baru. Namun jauh sebelum itu, pada masa Orde Lama, negara ini juga pernah memenjarakan sejumlah tokoh bangsa. Bahkan mereka yang pernah berjasa besar bagi republik Indonesia. Dokumenter ini mengungkap kisah para tahanan politik Orde Lama, mulai dari tokoh politik, wartawan, ulama, hingga intelektual yang harus mendekam di balik jeruji besi karena perbedaan pandangan dengan penguasa. Dari pemberontakan PRRI Permesta, pembubaran partai oposisi, pembungkaman pers, hingga penangkapan tokoh besar seperti Mohammad Natsir, Sjafruddin Prawiranegara, Buya Hamka, hingga tragedi sunyi yang dialami oleh Sutan Sjahrir. Ini bukan hanya tentang penjara. Ini adalah kisah tentang kekuasaan, kritik, dan harga yang harus dibayar dalam perjalanan sejarah bangsa. NB: Video ini merupakan versi pembaruan yang lebih lengkap dari pembahasan sebelumnya mengenai tahanan politik Orde Lama, dengan penyajian yang lebih rapi, visual yang lebih matang, serta pendalaman materi yang lebih komprehensif. DALAM VIDEO INI DIBAHAS: - Awal perubahan politik menuju Demokrasi Terpimpin - Pemberontakan PRRI–Permesta dan dampaknya - Penangkapan tokoh oposisi Masyumi dan PSI - Pembungkaman pers dan penahanan wartawan - Penahanan ulama seperti Buya Hamka - Kasus Sultan Hamid II dan awal tahanan politik - Penahanan Pramoedya Ananta Toer - Tragedi Sutan Sjahrir sebagai tahanan politik - Kondisi penjara dan dampaknya terhadap para tokoh - Akhir masa Orde Lama dan pembebasan tahanan politik This video is an updated and more comprehensive version of a previous discussion on political prisoners during Indonesia’s Old Order era. It explores how prominent figures—including politicians, journalists, intellectuals, and religious leaders—were detained due to political differences with the government. From the PRRI–Permesta rebellion to the imprisonment of figures such as Mohammad Natsir, Buya Hamka, and Sutan Sjahrir, this documentary examines the intersection of power, dissent, and historical consequence. 📌 DUKUNG CHANNEL Dukung channel ini untuk terus menghadirkan dokumenter sejarah mendalam: https://saweria.co/MPDofficial VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE - 40 Years of Silence: An Indonesian Tragedy Produced by: Elemental Productions - Land of the Morning Star, Produced by: Film Australis Ltd - TNI Parade & Inter-Indonesia Conference (1949). Courtesy: Historical Archives / Bimo K.A. - Sejarah Bung Karno & Indonesia. Courtesy: Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) - Archival Footage. Source: Ryan P. Collection - Indonesia Under President Sukarno (1955). Source: Michael Rogge Collection - Indonesia: The Troubled Victory (1967). Courtesy: National Broadcasting - Shadow Play. Produced by: Vagabond Film Production - Indonesian War of Independence (1945–1949). Courtesy: Dutch Historical Archives RESEARCH & REFERENCES - Legge, J.D. - Sjahrir: Politics and Exile in Indonesia - Peter Kasenda - Manusia Dalam Pusaran sejarah - MC Ricklefs - Sejarah Indonesia Modern - Hamka — Kenang-Kenangan Hidup - Lubis, Mochtar — Catatan Subversif - Sjamsuddin, H. — Pemberontakan PRRI–Permesta - Disadur dan dikembangkan dari berbagai sumber sejarah dan artikel media, termasuk BBC Indonesia, tirto.id, historia.id, dan kompas.id. Beberapa judul yang ditampilkan dalam video merupakan bentuk penyederhanaan isi, bukan selalu judul asli secara verbatim. 🎵 MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO - A.M. Beef — Teché Wé - Oliver Michael — Witness - Theatre of Delays — Cosmos - Cunningham Manor — Through the Darkness - Theatre of Delays — Day One - Theatre of Delays — Flow State - Oliver Michael — Reflection - Searching for Light — Homeland - Jon Gegelman — Chase of Death - Jon Gegelman — Grieving COPYRIGHT NOTICE This documentary is created for educational purposes. All footage used under fair use for historical and analytical commentary. © Matahatipemuda #TahananPolitik #OrdeLama #SejarahIndonesia #Sukarno #SutanSjahrir #BuyaHamka #Matahatipemuda

Admin Admin
—
MEREKA YANG DITANGKAP DAN TIDAK PERNAH KEMBALI | Kisah Tahanan Politik Orde Baru
Sejarah

MEREKA YANG DITANGKAP DAN TIDAK PERNAH KEMBALI | Kisah Tahanan Politik Orde Baru

Sumber: Matahatipemuda Dalam sejarah Indonesia, istilah tahanan politik hampir selalu dikaitkan dengan masa Orde Baru - sebuah periode yang dikenal sebagai era stabilitas, namun di baliknya menyimpan kisah panjang tentang penangkapan, penahanan, dan hilangnya banyak orang tanpa kejelasan. Video ini mengangkat kisah para tahanan politik Orde Baru - suatu kisah di mana mereka yang ditangkap tanpa proses hukum yang jelas, ditahan selama bertahun-tahun, dikirim ke tempat terpencil seperti Pulau Buru, hingga mereka yang menjadi korban kekerasan dan tidak pernah kembali. Dari gelombang penangkapan pasca 1965, peristiwa Malari 1974, tragedi Tanjung Priok 1984, Talangsari 1989, hingga penculikan aktivis 1997–1998. Semuanya menunjukkan satu pola yang sama: ketika kekuasaan berusaha mempertahankan stabilitas, kebebasan sering kali menjadi korban. Ini bukan hanya tentang sejarah. Tapi juga tentang manusia, tentang mereka yang menderita dan bahkan tidak pernah kembali. DAFTAR ISI: - Latar belakang lahirnya tahanan politik pasca 1965 - Sistem penahanan & Pulau Buru - Penangkapan aktivis & tokoh nasional - Peristiwa Malari, Tanjung Priok, Talangsari - Operasi Petrus - Penculikan aktivis 1997–1998 - Runtuhnya Orde Baru dan warisan yang tertinggal 📌Kalau kamu suka konten seperti ini dan ingin ikut bantu produksi video Matahatipemuda berikutnya, bisa dukung kami lewat Saweria 🙌 https://saweria.co/Matahatipemuda04 Dukungan kamu membantu channel ini terus menghadirkan dokumenter sejarah yang mendalam dan berkualitas. This documentary explores the dark history of political prisoners during Indonesia’s New Order era. From mass arrests after 1965, forced labor camps in Buru Island, to the abductions of activists in 1997–1998—this is a story of power, repression, and those who never returned. 📚 REFERENSI - Robert Cribb – The Indonesian Killings 1965–1966 - M.C. Ricklefs – A History of Modern Indonesia - Komnas HAM – Laporan Pelanggaran HAM 1965 & Tanjung Priok - Amnesty International – Indonesia Reports - International People’s Tribunal 1965 – Final Report - KontraS – Penghilangan Paksa di Indonesia - Tirto.id & Kompas.com – Peristiwa Malari 1974 🎬 VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE - 40 Years of Silence: An Indonesian Tragedy - Elemental Productions - Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI (1984) - Directed by: Arifin C. Noer - Indonesia: The Troubled Victory (1967) - National Broadcasting/MbN FIles - Shadow Play - Vagabond Film Production/MbN FIles - Jakarta Riots (May 1998) - ABC News - Johny Indo (1987) - Directed by: Frank Rorimpandey - Indonesia Financial Crisis (1998) - Associated Press - Additional Archival Footage - Ryan P. Collection 🎧 MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO - Searching for Light — Homeland - Young Rich Pixies — Gladiators - Garrett Bevins — When You Know What to Do - Cunningham Manor — Rise River Rise - Inon Zur — Shadows - Notize — Oracle - A.M. Beef — Teché Wé - Jon Gegelman — Chase of Death - Theatre of Delays — Day One - Benjamin Esterlis — Golden Plains Forever - Jon Gegelman — Grieving ⚠️ DISCLAIMER This documentary is created for educational purposes. All footage is used under fair use for historical and analytical commentary. © Matahatipemuda #matahatipemuda #sejarahindonesia #ordebaru #1965 #tahananpolitik #g30spki #reformasi1998 #wijithukul #sejarah

Admin Admin
—
Mengapa Korea Terbelah? | Sejarah Panjang dari Kerajaan hingga Perang Dingin
Sejarah

Mengapa Korea Terbelah? | Sejarah Panjang dari Kerajaan hingga Perang Dingin

Sumber: Matahatipemuda Korea Utara dan Korea Selatan hari ini dikenal sebagai dua negara yang sangat berbeda. Namun jauh sebelum keduanya berdiri sebagai dua negara yang saling berhadapan, Semenanjung Korea memiliki sejarah panjang sebagai satu ruang budaya, bahasa, dan identitas. Dalam episode pertama Sejarah Korea ini, Matahatipemuda membahas akar panjang perpecahan Korea. Pembahasan dimulai dari legenda Dangun dan lahirnya identitas awal bangsa Korea, masa Tiga Kerajaan, penyatuan sebagian besar Semenanjung Korea oleh Silla, hingga berdirinya Dinasti Joseon pada tahun 1392. Di masa Joseon, Korea membangun sistem pemerintahan, budaya, dan identitasnya sendiri. Namun posisi Korea yang strategis di Asia Timur membuatnya tidak pernah benar-benar lepas dari tekanan kekuatan besar. Jepang, Manchu/Qing, kekuatan Barat, Rusia, hingga Amerika Serikat dan Uni Soviet kelak ikut membentuk jalan panjang sejarah Korea. Video ini juga membahas bagaimana Dinasti Joseon berubah menjadi negeri yang tertutup, bagaimana Korea mulai diperebutkan pada abad ke-19, bagaimana Jepang memperluas pengaruhnya melalui Perjanjian Ganghwa, hingga bagaimana kekuasaan Korea akhirnya runtuh setelah Jepang menganeksasi Korea pada tahun 1910. Selama lebih dari tiga dekade, Korea hidup di bawah penjajahan Jepang. Penjajahan itu bukan hanya mengubah politik dan ekonomi Korea, tetapi juga menekan bahasa, budaya, dan identitas nasionalnya. Dari penderitaan itu, lahir berbagai gerakan kemerdekaan Korea—mulai dari Gerakan 1 Maret 1919, Pemerintahan Sementara Republik Korea di Shanghai, gerilya anti-Jepang di Manchuria, hingga munculnya arus nasionalis dan komunis dalam perjuangan kemerdekaan. Ketika Jepang kalah pada tahun 1945, rakyat Korea menyambut pembebasan. Namun pembebasan itu tidak langsung membawa Korea menjadi satu negara merdeka. Semenanjung Korea justru masuk ke dalam pusaran Perang Dingin. Uni Soviet bergerak di utara, Amerika Serikat hadir di selatan, dan Garis Lintang 38 yang awalnya hanya garis sementara perlahan berubah menjadi batas politik, ideologi, dan militer. Pada tahun 1948, lahirlah dua negara Korea: Republik Korea di selatan dan Republik Rakyat Demokratik Korea di utara. Dari sinilah perpecahan Korea menjadi semakin nyata. Mengapa Korea akhirnya terbelah dua? Mengapa satu bangsa dengan sejarah dan identitas yang sama berubah menjadi dua negara dengan sistem politik yang berlawanan? Dan bagaimana perpecahan itu membuka jalan menuju Perang Korea? Inilah episode pertama dari sejarah panjang Korea. 📌Kalau kamu suka konten seperti ini dan ingin ikut bantu produksi video Matahatipemuda berikutnya, bisa dukung kami lewat Saweria 🙌 https://saweria.co/Matahatipemuda04 🎬 VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE Beberapa visual dalam video ini menggunakan footage arsip, foto sejarah, peta, ilustrasi, dokumenter, dan cuplikan film/drama sejarah sebagai ilustrasi suasana, bukan dokumentasi langsung seluruh peristiwa. - Mr. Sunshine (2018), Produced by: Studio Drago, Broadcast by: tvN - The Meiji Revolution, From: The Pacific Century, Jigsaw Productions / Alex Gibney - Korea (1901–1913) – Historical Footage - Rise and Fall of the Japanese Empire, Courtesy: Discovery History, Produced by: Big Ape Media International - Japan's Occupation of Korea, Courtesy: Daily Dose Documentary - Mausoleum of King Tangun, Courtesy: Koryo Media - Mausoleum of King Tangun, Courtesy: DefendKorea / NatalieRevolts - Japan’s War in Colour, Produced by: David Batty - Victory in the Pacific, Courtesy: Documentary Archive, Executive Producer: Matthew Barrett - Cold War: Korea (1949–1953), Produced by: Jeremy Isaacs, For: Turner Original Productions - Korea: The Forgotten War in Colour, Produced by: Stewart Binns & Adrian Wood - History’s Verdict: Japanese Emperor Hirohito, Produced by: Pacific Media S.L. - Stunning Restored Footage of the Japanese Surrender, Courtesy: YouTube Channel Rick88888888 - JAPANESE SURRENDER ON KOREA, Courtesy: YouTube Channel KINN 한국독립언론네트워크 🎧 MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO - Michael Vignola - Glow While Consuming - Michael Vignola - Quest - SPEARFISHER - Blood in the Bayou - Veaceslav Draganov - Sakura - Emmanuel Jacob - Karpathos - Phototaxis - 2nd Floor - Theatre of Delays - Day One ⚠️ DISCLAIMER This documentary is created for educational, historical, and analytical purposes. All footage, images, archival materials, and film/drama excerpts are used under the principles of fair use for commentary, criticism, research, historical explanation, and contextual illustration. All rights belong to their respective owners. © Matahatipemuda #Matahatipemuda #SejarahKorea #KoreaUtara #KoreaSelatan #PerangDingin #PerangKorea #Joseon #Dangun #KoreanHistory #NorthKorea #SouthKorea #ColdWar #DokumenterSejarah

Admin Admin
—
MENGAPA TIMUR TENGAH SELALU KACAU? | Diktator, Perang, dan Campur Tangan Asing
Sejarah

MENGAPA TIMUR TENGAH SELALU KACAU? | Diktator, Perang, dan Campur Tangan Asing

Sumber: Matahatipemuda Mengapa Timur Tengah selalu identik dengan konflik, kudeta, perang saudara, dan pemimpin yang berkuasa selama puluhan tahun? Jawabannya tidak hanya berkaitan dengan agama atau persaingan antarnegara. Untuk memahami akar persoalannya, kita harus melihat bagaimana negara-negara modern di kawasan ini dibentuk setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman, masuknya kolonialisme Inggris dan Prancis, lahirnya monarki baru, bangkitnya republik militer, hingga menguatnya kepentingan minyak dan intervensi asing. Dalam dokumenter ini, Matahatipemuda membahas perjalanan politik Timur Tengah dari Revolusi Prancis, Perjanjian Sykes–Picot, Deklarasi Balfour, nasionalisme Arab, Free Officers Movement, Ba’athisme, kekuasaan Gamal Abdel Nasser, Saddam Hussein, Hafez al-Assad, Muammar Gaddafi, hingga meledaknya Arab Spring. Mengapa revolusi yang menjanjikan pembebasan justru melahirkan rezim baru? Mengapa militer begitu kuat? Bagaimana minyak dan kepentingan negara-negara besar ikut mempertahankan stabilitas politik yang otoriter? Apakah demokrasi benar-benar gagal di Timur Tengah, atau sejak awal tidak pernah diberi ruang untuk hidup? Saksikan dokumenter lengkapnya sampai akhir. Dukung proses riset dan produksi dokumenter Matahatipemuda: https://saweria.co/MPDofficial VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE * Arab Leaders Archive – Early 1970s. Archival Footage: Adeyinka Makinde Collection * Nasser Documentary Archives. Courtesy: BBC News عربي * World War I & Middle East Archives, including World War I in Colour and The Twentieth Century: Incredible Turk. Courtesy: Channel 5 / Columbia Broadcasting System * Suez Crisis & Palestine Archives. Courtesy: BBC / PBS / Universal-International News * Iraq, Libya & Monarchy Archives. Courtesy: British Pathé / INA / ABC News * The Arab Awakening & Arab Spring Documentary Series: Libya, Egypt, Bahrain, Yemen & Houthis Reports. Courtesy: Al Jazeera English * Gulf War & Saddam Hussein Archives. Courtesy: BBC / PBS Frontline / ABC News * Saudi Arabia & Gulf Monarchy Archives. Courtesy: PBS Frontline / RTVE / Filmoteca Española * Tunisia Revolution Reports. Courtesy: FRANCE 24 English / AP Archive / CBS News * Additional Historical Footage & Documentary Archives: British Pathé, INA, RTVE, Beeld en Geluid & Associated Press RESEARCH & REFERENCES * Eugene Rogan – The Arabs: A History * Albert Hourani – A History of the Arab Peoples * William L. Cleveland & Martin Bunton – A History of the Modern Middle East * James L. Gelvin – The Modern Middle East: A History * James Barr – A Line in the Sand * Charles Tripp – A History of Iraq * Patrick Seale – Asad: The Struggle for the Middle East * Raymond Hinnebusch – Syria: Revolution from Above * Eva Bellin – “The Robustness of Authoritarianism in the Middle East” Documentary & News Archives: Al Jazeera English, BBC, PBS Frontline, ABC News, CBS News, FRANCE 24 English & AP Archive Academic & Institutional Sources: Encyclopaedia Britannica, United Nations Documents, Council on Foreign Relations, Wilson Center, Brookings Institution, Carnegie Middle East Center & JSTOR MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO * Cunningham Manor – Beautiful * Ardie Son – Roadway * Alon Peretz – Jericho at Dusk * SPEARFISHER – Blood in the Bayou * Phototaxis – 2nd Floor * Alon Peretz – Cairo Fever * Alon Peretz – Dum Tak * Benjamin Esterlis – Golden Plains Forever * Sahara – Bodrum Dream * Theatre of Delays – Day One * Cunningham Manor – Rise River Rise * Garrett Bevins – Brace for Impact * Or Chausha – Identify * OTNO – Love Doesn’t Come for Free * Jon Gegelman – Grieving – Extended Version All music used in this video is licensed through Artlist.io. DISCLAIMER This video was produced for educational, historical, documentary, commentary, and analytical purposes. All third-party visual and archival materials remain the property of their respective copyright holders. #Matahatipemuda #SejarahTimurTengah #MiddleEastHistory #ArabSpring #sejarahdunia #muammargaddafi #saddamhossain

Admin Admin
—
PEMIMPIN YANG MERAMPOK NEGARANYA SENDIRI | Ferdinand Marcos
Sejarah

PEMIMPIN YANG MERAMPOK NEGARANYA SENDIRI | Ferdinand Marcos

Sumber: Matahatipemuda Bagaimana Ferdinand Marcos berubah dari presiden terpilih menjadi salah satu penguasa paling kontroversial dalam sejarah Filipina? Pada awal pemerintahannya, Ferdinand Marcos datang dengan janji pembangunan, stabilitas, dan masa depan baru bagi rakyat Filipina. Namun semakin lama ia berkuasa, hubungan antara politik, militer, keluarga, dan kepentingan elite mulai membentuk arah pemerintahan yang jauh berbeda dari harapan awal. Ketegangan politik, ancaman komunisme, pemberontakan bersenjata, krisis ekonomi, dan persaingan kekuasaan kemudian membawa Filipina memasuki masa Darurat Militer pada 1972. Sejak saat itu, kehidupan politik negara tersebut berubah secara drastis. Dalam video ini, Matahatipemuda membahas perjalanan Ferdinand Marcos, kebijakan Darurat Militer Filipina, peran Imelda Marcos, kekuatan militer, korupsi, pembungkaman lawan politik, pembunuhan Benigno “Ninoy” Aquino Jr., hingga munculnya gerakan People Power. Apakah Marcos sejak awal memang ingin membangun kediktatoran? Siapa saja yang menopang kekuasaannya? Mengapa pemerintahannya mampu bertahan begitu lama? Dan apa yang akhirnya membuat kekuasaannya mulai goyah? Saksikan kisah lengkap Ferdinand Marcos hingga akhir dan mari berdiskusi dengan sehat di kolom komentar. 📌 DUKUNG CHANNEL INI 👉 https://saweria.co/MPDofficial VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE - Independence for Philippines. Courtesy: British Movietone/AP Archive - 1946 Philippine National Election - Manila Summit of 1966. Source: Batangas History, Culture and Folklore - The Philippines in Progress (1957). Source: Michael Rogge Collection - Philippines: Land and People (1959) Produced by: Encyclopaedia Britannica Films Inc. In collaboration with Paul R. Hanna, Stanford University - Plaza Miranda Bombing (1971). Source: Dan the Man Collection - U.S. President Lyndon Johnson’s Visit. Courtesy: International Rice Research Institute - Batas Militar (1997). Directed by: Jeannette Ifurung. Produced by: Eggie Apostol & Fely Arroyo - Imelda & Ferdinand: Exile in Hawaii. Courtesy: Hawaii News Now - Signos (1983). Produced by: Concerned Artists of the Philippines - Coup d’État: The Philippines Revolt (1986), First Report on Aquino’s Death (1983), This Week with David Brinkley. Courtesy: ABC News & Public Affairs - Fall of Ferdinand Marcos (1986). Courtesy: CBS News (CBS Evening News) MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO DaniHaDani – Dimension 2 Oliver Michael – Diatribe Benjamin Esterlis – Golden Plains Forever ANBR – The House Southern Call – Cactus Flower Theatre of Delays – Obsessions Theatre of Delays – Cosmos Theatre of Delays – Ripples Blake Projects – I Found You Garrett Bevins – Highlands All music used in this video is licensed through Artlist.io. DISCLAIMER This documentary was produced for educational, historical, commentary, and analytical purposes. Selected footage, photographs, archival materials, and documentary excerpts are used in a limited and transformative manner to provide historical context, criticism, commentary, and analysis. All third-party materials remain the property of their respective copyright holders. © Matahatipemuda #FerdinandMarcos #SejarahFilipina #DaruratMiliter #PeoplePower #Matahatipemuda

Admin Admin
—
Benarkah IMF yang Menjatuhkan Soeharto? |  Sisi Lain Di Balik Krisis Moneter 1998
Sejarah

Benarkah IMF yang Menjatuhkan Soeharto? | Sisi Lain Di Balik Krisis Moneter 1998

Sumber: Matahatipemuda Pada episode FOCUSTORY kali ini, Matahatipemuda membahas salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah Indonesia: siapa yang paling bertanggung jawab atas Krisis Moneter 1998? Krisis yang bermula dari gejolak ekonomi Asia membuat nilai rupiah jatuh, perusahaan kesulitan membayar utang, bank-bank bermasalah, harga kebutuhan meningkat, dan kehidupan masyarakat semakin tertekan. Krisis tersebut kemudian berkembang menjadi krisis politik yang ikut mempercepat berakhirnya pemerintahan Soeharto setelah lebih dari tiga dekade berkuasa. Namun, siapa yang sebenarnya harus disalahkan? Apakah investor dan spekulan asing yang menarik modal dari Indonesia? Apakah IMF yang datang dengan berbagai persyaratan ekonomi? Apakah mahasiswa dan rakyat yang turun ke jalan menuntut Reformasi? Atau justru kelemahan ekonomi, korupsi, kapitalisme kroni, dan praktik KKN yang telah mengakar di dalam rezim Orde Baru? Melalui format FOCUSTORY, video ini menelusuri Krisis Moneter Indonesia 1997–1998, mulai dari Krisis Finansial Asia yang berawal di Thailand, jatuhnya nilai rupiah, masuknya IMF, penutupan 16 bank, utang luar negeri perusahaan swasta, bisnis keluarga dan kroni Soeharto, Tragedi Trisakti, Kerusuhan Mei 1998, hingga pengunduran diri Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998. Asing, IMF, rakyat, atau rezim Soeharto—siapa yang menurut kalian paling bertanggung jawab atas Krisis 1998? Tonton videonya sampai selesai dan sampaikan pendapat kalian di kolom komentar. 📌Kalau kamu suka konten seperti ini dan ingin ikut bantu produksi video Matahatipemuda berikutnya, bisa dukung kami lewat Saweria 🙌 https://saweria.co/Matahatipemuda04 VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE - BANGKOK THAILAND 1997, (Joseph Reynolds) - The Crash, (PBS Frontline, Documentary on the Asian Financial Crisis) - Indonesia Economic Crisis, INDONESIA JAKARTA IMF RESCUE PACKAGE, INDONESIA ECONOMI CRISIS (Courtesy: Associated Press/AP Archive) - Doc. RTCI Archive 1998 - HUT ABRI 1981 (Ryan P) - Indonesia: Bob Hasan & B.J. Habibie (1992) (Paul S Collection) - President Soeharto’s Departure for Egypt (9 May 1998) (President Files) - The Turning Point (1998), The Straw That Broke the Indonesian Dictators Back 1998, The Death Throes Of Indonesias Dictatorship (Produced by: ABC Australia Distributed by: Journeyman Pictures) - Indonesia Crisis (May 1998) (ITN/From: UK News Bulletins) - Tragedi Jakarta 1998: Gerakan Mahasiswa di Indonesia (Produced by: Jakarta Media Syndication) Released on VCD: 2002. RESEARCH & REFERENCES - Lepi T. Tarmidi – Krisis Moneter Indonesia: Sebab, Dampak, Peran IMF, dan Saran - Jonathan Pincus & Rizal Ramli – Indonesia: From Showcase to Basket Case - Steven Radelet & Jeffrey Sachs – The Onset of the East Asian Financial Crisis - World Bank – Indonesia in Crisis: A Macroeconomic Update - Bank Indonesia – Laporan Perekonomian Indonesia 1998/1999 - Badan Pusat Statistik – Statistik Indonesia 1998 - IMF – Indonesia Letter of Intent, 31 Oktober 1997 - IMF – Stand-By Credit for Indonesia, 5 November 1997 - IMF – Indonesia Memorandum of Economic and Financial Policies, 15 Januari 1998 - IMF Independent Evaluation Office – The IMF and Recent Capital Account Crises - Komnas HAM – Laporan Trisakti, Semanggi I, dan Semanggi II - Tim Gabungan Pencari Fakta – Temuan Kerusuhan Mei 1998 - PBS FRONTLINE – The Crash MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO True 2003 - Maurice Theatre of Delays - Day One Michael FK - Yearning The Magnetic Buzz - Spaghetti Dual Theatre of Delays - Cosmos ANBR - The House Blake Projects - I Found You Sponj - Arnold © All music used in this video is licensed through Artlist.io. DISCLAIMER This documentary was produced for educational, historical, commentary, and analytical purposes. Selected footage, photographs, archival materials, and documentary excerpts are used in a limited and transformative manner to provide historical context, criticism, commentary, and analysis. All third-party materials remain the property of their respective copyright holders. © Matahatipemuda #matahatipemuda #KrisisMoneter1998 #Soeharto #Reformasi1998 #sejarahindonesia

Admin Admin
—
Serangan 2 Jam yang Mengubah Perang Dunia II | Pearl Harbor 1941
Sejarah

Serangan 2 Jam yang Mengubah Perang Dunia II | Pearl Harbor 1941

Sumber: Matahatipemuda Serangan Pearl Harbor 1941 berlangsung kurang dari dua jam, tetapi serangan ini mengubah arah Perang Dunia II. Pada 7 Desember 1941, ratusan pesawat Jepang menyerang pangkalan Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbor, Pulau Oahu, Hawaii. Kapal-kapal perang terbakar, pesawat Amerika hancur di darat, dan ribuan korban dalam serangan mendadak yang mengejutkan dunia. Namun pertanyaan besarnya adalah: mengapa Jepang berani menyerang Amerika? Dalam dokumenter ini, Matahatipemuda membahas latar belakang Serangan Pearl Harbor, mulai dari bangkitnya militerisme Jepang, perang Jepang di Tiongkok, perebutan sumber daya di Asia, embargo minyak Amerika, rencana Laksamana Isoroku Yamamoto, Operasi Z, hingga serangan udara Jepang terhadap Pearl Harbor pada 7 Desember 1941. Serangan Pearl Harbor bukan hanya kisah tentang kapal perang yang tenggelam. Ini adalah kisah tentang keputusan politik, krisis sumber daya, ambisi imperial Jepang, kesalahan perhitungan strategis, dan awal keterlibatan penuh Amerika Serikat dalam Perang Dunia II. Kalau kamu suka konten seperti ini dan ingin ikut bantu produksi video Matahatipemuda berikutnya, bisa dukung kami lewat Saweria 🙌 https://saweria.co/Matahatipemuda04 Di video ini kita akan membahas: - Mengapa Jepang menyerang Pearl Harbor? - Apa hubungan embargo minyak Amerika dengan keputusan Jepang berperang? - Bagaimana Operasi Z disiapkan oleh Angkatan Laut Jepang? - Mengapa Amerika gagal membaca peringatan sebelum serangan? - Bagaimana serangan Jepang menghancurkan USS Arizona, USS Oklahoma, USS West Virginia, dan kapal-kapal Amerika lainnya? - Mengapa kemenangan Jepang di Pearl Harbor justru menjadi awal kehancuran Kekaisaran Jepang? Jika menurut Anda Pearl Harbor hanya sekadar “serangan Jepang ke Amerika”, video ini akan membawa Anda melihat sisi yang lebih dalam: bagaimana sebuah serangan dua jam dapat menyeret dunia ke babak perang yang jauh lebih besar. Tulis pendapat Anda di kolom komentar: apakah Pearl Harbor adalah kemenangan besar Jepang, atau justru kesalahan terbesar Jepang dalam Perang Dunia II? #PearlHarbor #PerangDuniaII #Matahatipemuda VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE - World War II in Colour – IMG Entertainment Media - Pearl Harbor Declassified – Creative Differences / Military Channel / Discovery - The Rise and Fall of the Japanese Empire – Big Ape Media International / Discovery Networks International - Japan’s War in Colour (2004) – David Batty / Stewart Binns / Richard Clemmow - World War I in Colour – Channel 5 / 5 Select - Battlefield: Pearl Harbour & The Fall of Singapore – Gavin Bott / Bob Carruthers / Gary Russell - Hindia Belanda Bersiap Hadapi Perang 1940 – MbN Files Archive - Japan News No. 79 (9 December 1941) – Nippon Eigasha DISCLAIMER This documentary was produced for educational, historical, commentary, and analytical purposes. Selected footage, photographs, archival materials, and documentary excerpts are used in a limited and transformative manner to provide historical context, criticism, commentary, and analysis. All third-party materials remain the property of their respective copyright holders. © Matahatipemuda MUSIC LICENSED BY ARTLIST.IO Music used in this documentary is licensed through Artlist.io. Selected tracks by CK Martin, Elia Azarzar, Ardie Son, Kadir Demir, Roie Shpigler, Matthias Förster, Or Chausha, Oliver Michael, Will Van De Crommert, Romeo, Shahead Mostafafar, Will Padgett, Heron Vale, Peter Matri, and TURPAK. RESEARCH & REFERENCES - P.K. Ojong – Perang Pasifik - Muhammad Gibran Humam Fadlurrahman – Restorasi Showa - Haidar Trisna Tanaya – Militerisme Jepang di Era Taisho dan Awal Periode Showa - Ben-Ami Shillony – Revolt in Japan - W. G. Beasley – The Modern History of Japan - Gordon W. Prange – At Dawn We Slept - Roberta Wohlstetter – Pearl Harbor: Warning and Decision - Eri Hotta – Japan 1941 - Ian W. Toll – Pacific Crucible - Nino Oktorino – Runtuhnya Hindia Belanda - Agung & Leo – Sejarah Asia Timur Raya 2 - Naval History and Heritage Command – Pearl Harbor Attack: 7 December 1941 - The National WWII Museum – The Path to Pearl Harbor - U.S. Department of State, Office of the Historian – Pearl Harbor: 1937–1945

Admin Admin
—
MENGAPA CHE GUEVARA HARUS MATI? | Memahami Che dalam 37 Menit
Sejarah

MENGAPA CHE GUEVARA HARUS MATI? | Memahami Che dalam 37 Menit

Sumber: Matahatipemuda Che Guevara adalah salah satu tokoh revolusioner paling terkenal di dunia. Namun di balik wajah ikoniknya, Che juga menjadi sosok yang diburu, ditakuti, dan akhirnya dieksekusi. Dalam dokumenter ini, Matahatipemuda membahas perjalanan Ernesto “Che” Guevara: dari masa mudanya di Argentina, pengaruh kemiskinan Amerika Latin, pengalaman politik di Guatemala, pertemuannya dengan Fidel Castro, perannya dalam Revolusi Kuba, hingga keterlibatannya dalam gerakan revolusioner internasional. Setelah Revolusi Kuba menang, Che tidak berhenti sebagai pejabat negara. Ia menjadi Menteri Industri, ikut membahas arah ekonomi Kuba, mengusung gagasan El Hombre Nuevo atau Manusia Baru, dan tampil sebagai salah satu wajah internasional Revolusi Kuba. Namun sikap politiknya yang semakin radikal membuat Che semakin dipandang sebagai ancaman dalam situasi Perang Dingin. Video ini juga membahas bagaimana Che Guevara terlibat dalam perjuangan di Kongo, lalu bergerak menuju Bolivia, tempat yang akhirnya menjadi medan terakhirnya. Di sana, nama samaran Ramon tidak lagi cukup untuk menyembunyikan identitasnya. Che Guevara kemudian ditangkap hidup-hidup, dibawa ke La Higuera, dan dieksekusi pada tahun 1967. Mengapa Che Guevara diburu? Mengapa ia dianggap berbahaya? Dan mengapa hidupnya berakhir dengan eksekusi? Simak dokumenter lengkapnya di Matahatipemuda. Topik yang dibahas: * Siapakah Ernesto “Che” Guevara? * Perjalanan Che di Amerika Latin * Guatemala dan pengaruh anti-imperialisme * Che Guevara dan Fidel Castro * Revolusi Kuba melawan Batista * Che sebagai pejabat Kuba * Embargo Amerika terhadap Kuba * Gagasan El Hombre Nuevo atau Manusia Baru * Che Guevara di PBB * Che Guevara, Perang Dingin, dan anti-imperialisme * Kongo dan kegagalan revolusi Che * Bolivia, CIA, dan perburuan Che Guevara * Penangkapan dan eksekusi Che Guevara Kalau kamu suka konten seperti ini dan ingin ikut bantu produksi video Matahatipemuda berikutnya, bisa dukung kami lewat Saweria 🙌 https://saweria.co/Matahatipemuda04 DISCLAIMER This documentary was produced for educational, historical, commentary, and analytical purposes. Selected footage, photographs, archival materials, and documentary excerpts are used in a limited and transformative manner to provide historical context, criticism, commentary, and analysis. All third-party materials remain the property of their respective copyright holders. © Matahatipemuda VISUAL MATERIALS & ARCHIVAL FOOTAGE * Che Guevara: Beyond the Legend / France Télévisions / Tancrède Ramonet * The True Faces of Che / Jacques Vichet * The True Story of Che Guevara / The History Channel / A&E Television Networks / Maria Berry / David Keane * Cold War: Cuba / Series Concept: Ted Turner / Turner Original Productions * Fidel Castro, l’enfance d’un chef / DOC EN STOCK & ARTE France / Daniel Leconte * Cuba Turmoil - 1959 | Movietone Moment | 15 Feb 18 / British Movietone * Special Report CBS News / Cuban Missile Crisis (1962) * Final Days of Che Guevara / SUNSET Presse / France 5 / Ted Anspach * Che Guevara: Hasta la victoria siempre / Ferruccio Valerio / Il Centro Storico Music used in this documentary is licensed through Artlist.io. #CheGuevara #RevolusiKuba #SejarahDunia #DokumenterSejarah #Matahatipemuda

Admin Admin
—